istilah dalam filsafat umum
Kosmogonis
Dari bahasa Yunani kosmos
(dunia,alam raya) dan gignesthai (lahir). Kadang-kadang digunakan sebagai
sinonu dan kosmologi. Teori tentang asal usul alam semesta. Dapat diungkapkan
dalam bentuk mitos, khayalan dan ilmu pengetahuan. Penelitian sistematis
tentang asal usul alam semesta.
Cosmocentris
Membicarakan segala sesuatu
yang menyangkut alam (cosmos). Permasalahan yang dibicarakan pada mulanya
menyangkut asal (orche) alam semesta.
Arche
Bahasa Yunani yang berarti
“permulaan”. Arche juga dapat berarti asal-muasal, prinsip atau sebab yang
pertama, asas atau prinsip alam semesta. Menurut Aristoteles, filsuf
pertama yang berusaha mencari asas alam semesta adalah Thales dari
Miletos. Thales mengatakan bahwa segala sesuatu berasal dari air dan
semuanya kembali menjadi air. Menurut Thales, banyak penjelasan yang dapat
membuktikan bahwa air merupakan arkhe karena air sangat penting bagi proses
kehidupan, air yang menjadi sumber perekonomian di Sungai Nil dan beberapa
contoh lainnya. Thales, yang hidup dalam peradaban Mesir, juga berpendapat
bahwa setiap yang menjadi sumber energi setiap manusia pasti mengandung air.
Copernicus
Nicolaus Copernicus adalah
pencentus teori Heliosentris yaitu sebuah teori yang berhubungan tentang orbit
dan rotasi bumi. Nicolaus Copernicus terlahir dengan nama Niklas Koppernigk
atau MikoĊaj Kopernik adalah seorang astronom dan matematikawan yang lahir di
Torun, Jerman pada tanggal 19 Februari 1473. Selain sebagai ilmuwan matematika
dan astronomi.
Nicolaus Copernicus sebagai
seorang ilmuwan memberi atribut yang sangat penting dalam dunia ilmu
pengetahuan khususnya dalam bidang astronomi. Gagasannya tentang teori
Heliosentris menghapus pendapat kuno yang mengatakan bahwa bumi adalah pusat
tata surya dimana bintang, matahari dan benda-benda lain berputar mengelilingi
bumi. Teori purba ini dikenal dengan istilah teori geosentris.
Theocentris
Teosentris
berasal dari bahasa Yunani, theos, yang memilik iarti Tuhan, dan bahasa Ingris,
center, yang berarti pusat. Pada konteks ini, teosentris mengacu pada pandangan
bahwa sistem keyakinan dan nilai terkait Ketuhanan secara moralitas lebih
tinggi dibandingkan sistem lainnya. Teosentris adalah sebuah pemikiran dimana
semua proses dalam kehidupan di muka bumi ini akan kembali kepada Tuhan.
Geocentris
Pengertian teori geosentris
adalah teori yang menyatakan bahwa bumi sebagai pusat alam semesta dan benda
langit mengelilingi bumi. Ilmuwan yang mendukung teori ini dari abad 6 sebelum
Masehi seperti Aristoteles,Pythagoras, Anaximander, Socrates, dan Plato.
Heliocentris
Pengertian teori
heliosentris adalah matahari sebagai pusat alam semesta dan benda langit
lainnya bergerak mengelilingi matahari. Teori ini dikemukakan setelah
ditemukannya teleskop yang bisa mengamati bahwa benda langit di galaksi kita
bergerak mengelilingi matahari. Teori Heliosentris dikemukakan dan di dukung
oleh ilmuwan Isaac Newton, Galileo, Johanes Kepler, dan Nucolaus Copernicus.
Antropocentris
Pengertian teori
antroposentris adalah manusia sebagai pusat segalanya. Anggapan teori ini pada
waktu ribuan tahun sebelum Masehi. Contohnya bangsa Babylon.
Ancilla
theologia
Memaksudkan peran filsafat
sebagai instrumen penjelasan rincian refleksi teologi. Filsafat tampil bak
metode penguraian aneka misteri iman yang amat sulit. Bahkan mustahil dipahami
oleh akal budi manusia. Misteri Kristus Yesus-yang dalam iman
Kristiani-dipahami sebagai pribadi sekaligus Allah dan manusia. Bagaimana
menjelaskan semua itu, filsafat mengambil peran ancilla. Bagaikan “pembantu
wanita” filsafat menolong akal budi manusia melahirkan pengertian-pengertian
yang benar tentang misteri iman. Pengertian yang benar diperlukan agar
penghayatan dalam hidup kokoh.
Augustinus
Tempat dan Tgl Lahir
: Thagaste, 13 November 354.Wafat di Hippo, 28 Agustus
430.Augustinus adalah seorang teolog Kristen terbesar terakhir sebelum abad
gelap dan karya tulisannya membuahkan doktrin gereja dalam semua garis besarnya
dan dalam bentuk kasarnya sepanjang abad pertengahan dia adalah orang paling menonjol
dari para pendiri gereja latin. Augustinus dilahirkan dari pasangan suami istri
Monika dengan Patrisius di Afrika Utara.
The City of
Gods
Juga dikenal dengan nama De
Civitate Dei contra Paganos, "Kota Tuhan melawan Penyembah Berhala")
adalah sebuah buku yang ditulis dalam Bahasa Latin oleh Santo Augustinus dari
Hippo di awal abad ke-5, membahas masalah-masalah yang berhubungan dengan
Tuhan, kemartiran, orang-orang Yahudi, dan filosofi-filosofi Kristiani lainnya.
Augustinus menulis risalah
ini untuk menjelaskan hubungan agama Kristiani dengan berbagai agama dan
filosofi yang bersaing dengannya, dan ditujukan pada pemerintah Kekaisaran
Romawi yang mana agama Kristiani semakin lama semakin terjalin erat. Buku ini
ditulis tak lama setelah peristiwa jatuhnya kota Roma kepada kaum Visigoth pada
tahun 410. Peristiwa ini menyebabkan orang-orang Romawi mengalami goncangan
jiwa yang sangat berat, dan banyak di antara mereka melihat hal ini sebagai
hukuman karena mereka meninggalkan agama Romawi mereka. Di dalam situasi inilah
kemudian Augustinus berencana untuk memberikan penghiburan bagi agama
Kristiani. Ia menulis bahwa bahkan bila kekuasaan duniawi suatu kekaisaran
dalam kondisi berbahaya, adalah Kota Tuhan yang akhirnya akan menang; secara
simbolis, perhatian Augustinus terpaku pada surga - sebuah tema yang
diulang-ulang dalam banyak karya Kristiani pada Abad Kuno Akhir.
Trinity
Tritunggal atau Trinitas
adalah doktrin Iman Kristen yang mengakui Satu Allah Yang Esa, namun hadir
dalam Tiga Pribadi: Allah Bapa dan Putra dan Roh Kudus, di mana ketiganya
adalah sama esensinya, sama kedudukannnya, sama kuasanya, dan sama
kemuliaannya. Istilah Tritunggal (Inggris: trinity, Latin: trinitas) mengandung
arti tiga Pribadi dalam satu kesatuan esensi Allah. Istilah "pribadi"
dalam bahasa Yunani adalah hupostasis, diterjemahkan ke Latin sebagai persona
(Inggris: Person).
Hellenisme
Istilah Hellenisme adalah
istilah modern yang diambil dari bahasa yunani kunohellenizein yang berarti
adalah berbicara atau berkelakuan seperti orang yunani (to speak or make
Greek). Dalam pengertian yang lebih luas, helenisme adalah istilah yang
menunjuk kebudayaan yang merupaka gabungan antara budaya Yunani dan budaya Asia
Kecil, Syria, Mesopotamia, dan Mesir.
Idol
Ada empat macam Idola dalam
Filsafat Modern dari Machiavelli sampai Nietzsche oleh Budi Hardiman,
didalamnya juga terdapat konsep yang dipaparkan oleh Bacon
1. Idola Tribus (tribus =
bangsa)
Idola Tribus adalah semacam
prasangka-prasangka yang dihasilkan oleh pesona atas keajekan-keajekan tatanan
alamiah, sehingga orang tak sanggup memandang alam secara objektif.
perkecualian-perkecualian dianggap ajaib, mukjijat atau disingkar, tidak
dipelajari. Idola macam ini menawan pikiran orang banyak (tribus), menjadi
semcam prasangka kolektif.
2. Idola gua/Idola Cave
(cave/specus = gua)
dimaksudkan di sini bahwa
pengalaman-pengalam dan minat-minat pribadi kita sendiri mengarahkan cara kita
melihat dunia, sehingga dunia objektif dikaburkan.
3. Idola Fora (forum =
pasar)
Idola pasar adalah yang
paling berbahaya. yang diacu di sini adalah pendapat atau kata-kata orang yang
diterima begitu saja sehingga mengarahakan keyakinan-keyakinan dan
penilaian-penilaian kita yang tak teruji.
4. Idola theatra (theatra =
panggung)
bahwa sistem-sistem
filsafat tradisional adalah kenyataan subjektif para filsufnya.
sistem-sistem itu dipentaskan, lalu tamat, seperti sebuah teater
Renaissance
Renaisancce adalah suatu
periode sejarah yang mencapai titik puncaknya kurang lebih pada tahun 1500 atau
sekitar abad 15 dan 16 M. Perkataan "renaisans" berasal dari bahasa
Perancis renaissance yang artinya adalah "Lahir Kembali" atau
"Kelahiran Kembali". Yang dimaksudkan biasanya adalah kelahiran
kembali budaya klasik terutama budaya Yunani kuno dan budaya Romawi kuno. Namun
zaman sekarang hal ini bisa menyangkut segala hal.
Masa ini ditandai oleh
kehidupan yang cemerlang di bidang seni, pemikiran maupun kesusastraan yang
mengeluarkan Eropa dari kegelapan intelektual abad pertengahan. Masa
Renaissance bukan suatu perpanjangan yang berkembang secara alami dari abad
pertengahan, melainkan sebuah revolusi budaya, suatu reaksi terhadap kakunya
pemikiran serta tradisi Abad pertengahan.
Francis Bacon
Sir Francis Bacon, Viscount
St Alban pertama (lahir 22 Januari 1561, wafat 9 April 1626) adalah seorang
filsuf, negarawan dan penulis Inggris. Ia dikenal sebagai pencetus pemikiran
empirisme yang mendasari sains hingga saat ini.Tulisan dan pemikirannya
mempengaruhi metodologi sains yang menitikberatkan pada eksperimen yang dikenal
juga sebagai "Metode Bacon".
Francis Bacon dianugerahi
gelar ksatria (Sir) pada tahun 1603, diangkat menjadi Baron Verulam pada tahun
1618, dan menjadi Viscount St. Alban pada tahun 1621.
Pada masa akhir hidupnya,
Bacon melakukan suatu percobaan untuk mengawetkan makanan dengan menggunakan
salju. Akibat percobaan tersebut, ia menderita brokitis yang kemudian merenggut
nyawanya.
Logocentris
Logosentrisme adalah cara
berfikir dimana kebenaran memiliki kodrat spiritual, lantas jadinya, secara
prinsipil, mampu untuk ditatap oleh mata pikiran (yang secara prinsipil juga
berkodrat spiritual). Dalam logosentrisme, Tuhan berfungsi sebagai referensi
transendental yang menjamin makna yang stabil bagi segala ucapan dan pikiran
mengenai Tuhan.
Scholastik
Adalah sistem atau metode
pemikiran filsafat yang dipratktikkan di sekolah-sekolah dan universita di abad
pertengahan.pada masa itu filsafat di sekolah-sekolah, biara dan universitas
atas dasar kurikulum nasionasinal dan karena itu pula filsafat disebut
scholastik istilah yang datangnya dari pendukungnya yang disebut doctores
sholastici.
Patristic
Nama “Patristik” berasal
dari bahasa latin “Patres” yang menunjukkan kepada bapa-bapa gereja(pemimpin
greja), berarti pujangga-pujangga kristen dalam abad-abad pertama tarikh masehi
yang meletakkan dasar intelektual untuk agama kristen. Mereka merintis jalan
dalam perkembangan teologi kristiani.Secara kronologis mereka masih termasuk
masa kuno, tapi dari sudut perkembangan sejarah filsafat sebaiknya mereka
dipandang sebagai masa peralihan menuju pemikiran abad pertengahan.Menurut
pendapat mereka, sesudah manusia berkenalan dengan wahyu Ilahi yang tampak
dalam diri Yesus Kristus, filsafat sebagai kecerdikan manusiawi belaka serta
merupakan sesuatu yang berkelebihan saja bahkan suatu bahaya yang mengancam
kemurnian iman kristiani, seorang yang dengan jelasnya menganut pendirian ini
adalah Tertulianus.
Autklarong
Aufklarung adalah kata
Jerman yang berpadanan dengan kata Ingris enlighment yang berarti pencerahan,
penerangan. Kata ini menunjukkan emansipasi manusia kungkungan
wibawa,purbasangka, adat dan tradisi semata-mata, disebabkan oleh desakan dari
manusia sendiri untuk berpikir lebih bebas tentang masalah kehidupan sendiri.
Pengunaannya sendiri untuk mendapatkan wawasan tentang hakikat dunia kita.
Sebagai soal fakta ada lebih kemiripan dengan Romantisisme dibandingkan dengan
pencerahan, penekanan pada perasaan, wawasan intuitif, pada esensi sejati di
luar dunia penampilan. Kant mengartikan Aufklarung sebagai pembebasan manusia
dari keadaanbersifat minoritas dan membuat dirinya mampu mengunakan pemahaman
sendiri tanpa pengarahan luar. Keadaan minoritas dan membuat dirinya mampu
menggunakan pemahaman sendiri tanpa pengarahan luar. Keadaan minoritas itu
disebabkan sumbernya bukan terletak pada kekurang pahamannya, melainkan pada
kurang terarahnya serta kurang berani untuk menggunakan pemahaman tanpa bantuan
orang lain. Dalam perspektif historisnya, afklarung berhubungan dengan situasi
budaya dan sumbangan-sumbangan dari abad-18 terutama Jerman, Prancin, Inggris
dan Amerika. Aufklarung mewujudkan cita-cita Renaissance dan dipercepat
perkembangannya oleh empirisme dan skeptisisme modern serta oleh
penemuan-penemuan ilmiah abad ke-17
No comments:
Post a Comment